UN Habitat Bangun Kota Terapung Berkelanjutan Pertama di Dunia

Sebuah kota terapung sedang dibangun di Busan, Korea Selatan. Diberi label Oceanix Busan, kota terapung pertama di dunia ini dikembangkan oleh UN Habitat dan Pemerintah Metropolitan Busan.  Oceanix Busan bertujuan untuk memberikan terobosan teknologi bagi kota-kota pesisir yang menghadapi kekurnagan lahan yang diperparah oleh ancaman iklim.

Pengembangan kota terapung ini didasarkan pada situasi di mana banyak kota di dunia harus menghadapi tantangan untuk tidak sekadar berkembang, tapi juga layak huni dan berkelanjutan. Dua dari lima orang di dunia tinggal dalam jarak 100 km dari pantai, dan 90 persen kota besar di seluruh dunia rentan terhadap kenaikan permukaan laut. Banjir dan rob bisa merusak infrastruktur yang sudah dibangun mahal dan memaksa jutaan orang untuk mengungsi.

“OCEANIX Busan menunjukkan bahwa infrastruktur terapung dapat menciptakan lahan baru bagi kota-kota pesisir yang mencari cara untuk berkembang ke lautan, sambil beradaptasi dengan kenaikan permukaan laut,” kata Chief Executive Officer Oceanix, Mr. Philipp Hofmann, seperti tertuang pada rilis dari UN Habitat, 26/4.

Kota ini memang baru prototipe, yang diharapkan akan menjadi laboratorium untuk pengembangan lebih lanjut tentang komunitas terapung yang bisa berkelanjutan dan memiliki ketangguhan menghadapi bencana.  Oceanix Busan didesain serupa kepulauan yang akan terdiri dari beberap anjungan terapung dan membentuk lingkungan/komunitas sendiri. Setiap lingkungan berukuran 3-4 ha, dan didesain sebagai area multifungsi, dan dirancang untuk siap “menghidupi” komunitasnya.

Mirip Kota

Tak beda dengan rupa kota di daratan, fasilitas yang akan ada di sini juga memiliki fungsi sosial, rekresasi dan komersial. Jadi di sini akan akan alun-alun, pasar, tempat ibadah, lalu fasilitas pendidikan, kesehatan, olah raga dan budaya. Gedung-gedungnya dibangun dengan material lokal, termasuk bambu, guna mengurangi carbon footprint, dengan konsep prafabrikasi. Hal ini juga bertujuan agar menghemat biaya pembangunan, mengurangi sampah dan bisa disewakan dengan harga terjangkau.

Anjungan terapung itu terhubung dengan daratan dengan jembatan yang membingkai laguna biru yang difungsikan sebagai tempat rekreasi, ruang seni, dan arena pertunjukan terapung. Di setiap anjungan yang dibentuk serupa kurva, diisi oleh bangunan-bangunan bertingkat rendah—tidak lebih dari 7 lantai. Hanya dibuat rendah, dengan pertimbangan gravitasi dan angin, juga dengnan ketinggian tersebut, gedung-gedung tidak saling menutupi dan cukup memberi bayangan peneduh di area sekitarnya. Setiap gedung dirancang memiliki teras, sehingga untuk menciptakan gaya hidup yang harmonis antara di dalam-luar ruangan. Dengan begitu ruang-ruang publik jadi aktif dan hidup.

Kota ini akan dilengkapi dengan enam sistem terintegrasi yang mencakup zero waste and circular systems, closed loop water systems, food, net zero energy, innovative mobility, dan coastal habitat regeneration. Sistem ini saling terkoneksi dan akan menghasilkan energi yang 100 persen bersumber dari sistem kota ini sendiri, yang antara lain digunakan panel-panel fotovoltaik, baik yang dibuat terapung di tepi anjungan atau di atap-atap bangunan.  Setiap lingkungan didesain untuk bisa merawat dan mengisi kembali sumber airnya sendiri, mengurangi dan mendaur ulang sumber dayanya, dan menyediakan lahan pertanian perkotaan yang inovatif. Kehidupan laut di bawahnya pun akan dijaga, yang juga bisa dijadikan sebagai sumber pangan.

Oceanix Busan dirancang untuk berubah dan beradaptasi secara organik dari waktu ke waktu. Untuk pengembangan awal, dibangun 3 anjungan seluas 6,3 ha, dengan 12.000 penghuni dan pengunjung, yang akan membentuk komunitas baru. Kawasan ini berpotensi untuk berkembang menjadi lebih dari 20 platform.

Oceanix sendiri adalah sebuah perusahaan teknologi biru yang berbasis di New York, yang memang dibentuk untuk mendesain prototipe kota-kota terapung untuk hidup yang berkelanjutan. Untuk pengembangan kota terapung tersebut, perusahaan ini menggandeng sejumlah tim ahli, yakni dari BIG-Bjarke Ingels Group dan SAMOO Architects and Engineers (Samsung Group), sebagai tim perancang utama. Juga Prime Movers Lab, Arup, Bouygues Construction, Helena, the MIT Center for Ocean Engineering, the Korea Maritime and Ocean University, Olafur Eliasson and Studio Other Spaces, Wartsila, Transsolar KlimaEngineering, Mobility in Chain, Sherwood Design Engineers, Agritecture, the Center for Zero Waste Design, Greenwave, dan the Global Coral Reef Alliance.

Sumber : UN Habitat Bangun Kota Terapung Berkelanjutan Pertama di Dunia

Rumah Aman Ditinggal Mudik Lebaran

Lebaran 2022 tinggal menghitung hari. Sudah menjadi budaya di Indonesia merayakan hari raya bersama keluarga besar di kampung halaman. Meninggalkan rumah dalam keadaan kosong selama satu pekan atau lebih, acapkali membuat khawatir bagi pemiliknya.

Tak perlu ragu, simak tips berikut ini agar Anda bisa tenang berlebaran bersama keluarga di kampung halaman.

  • Pastikan rumah dalam keadaan terkunci

Sebelum Anda meninggalkan rumah, pastikan pintu dan jendela sudah tertutup dan terkunci dengan rapat. Ada baiknya menambah gembok untuk membuatnya lebih aman.

 

 

 

 

  • Cek keadaan listrik dan tabung gas pada kompor untuk mencegah kebakaran

Melepaskan colokan kabel dari lubang setrum listrik akan mengantisipasi terjadinya hubungan pendek arus listrik atau korsleting. Pastikan juga selang gas sudah dicabut, karena bisa berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran jika terjadi kebocoran gas.

 

 

 

 

  • Kosongkan penampung air

Mengosongkan bak air, ember, atau wadah penampungan air merupakan cara untuk mencegah tempat bertelurnya nyamuk dan sarang penyakit. Lebih baik lagi dengan membalikkan posisinya. Dengan begitu, kesehatan rumah Anda tetap terjamin saat ditinggal mudik.

 

  • Nyalakan lampu rumah di titik tertentu

Anda tidak perlu menyalakan semua lampu rumah, cukup di beberapa titik saja agar rumah tidak terlihat gelap saat malam hari, misalnya di teras dan halaman rumah. Bila perlu, pasang lampu LED otomatis yang bisa menyala saat gelap dan padam saat terang.

 

  • Infokan kepada tetangga, atau melapor kepada RT setempat

Jangan lupa untuk menginfokan tetangga, melapor kepada petugas keamanan dan pemangku kompleks, bahwa Anda akan pergi selama liburan. Tinggalkan juga nomor ponsel yang aktif, sehingga mereka bisa menghubungi Anda jika ada hal penting.

Selamat mudik. Jaga keamanan dan keselamatan.

Sumber : Rumah Aman Ditinggal Mudik Lebaran

Ide Dekorasi untuk Sambut Lebaran di Rumah

Hari Raya Idul Fitri menjadi ajang seluruh anggota keluarga berkumpul. Selain sibuk mempersiapkan hidangan ikonik seperti ketupat, opor dan lainnya, Anda juga perlu mempersiapkan dekorasi menarik untuk menyambut tamu di rumah. Adanya dekorasi Lebaran, bisa membuat suasana berkumpul semakin meriah. Berikut ini beberapa ide dekorasi Lebaran yang bisa Anda terapkan di rumah.

Set meja makan dengan ornamen lebaran

Untuk mempercantik meja makan, Anda bisa menambahkan bunga berukuran kecil hingga sedang, buah yang ditata dengan cantik, lilin, dan satu set alat makan yang estetik. Untuk menambah kesan mewah, Anda bisa menggunakan peralatan yang didominasi oleh warna emas atau perak.

 

 

 

Percantik dinding dengan lukisan kaligrafi

Adanya dekorasi lebaran berupa kaligrafi atau poster Islami di dinding akan membuat rumah semakin kental dengan suasana hangatnya Hari Raya. Sesuaikan kaligrafi yang dipilih dengan warna cat dinding agar serasi.

 

 

Tambahkan hiasan gantung dengan unsur dekorasi bintang dan bulan

Bulan dan bintang dianggap sebagai simbol kemuliaan dalam Islam. Dengan hiasan sederhana seperti tulisan “Selamat Idul Fitri” berbentuk bintang, bulan, dan bentuk khas Ramadan lainnya, rumah Anda akan tampil mewah dan berkesan.

 

 

Letakkan tanaman bunga segar di sudut rumah

Meletakkan tanaman bunga sebagai dekorasi akan menciptakan suasana asri, tenang, dan membuat kumpul bersama kerabat menjadi lebih menyenangkan. Untuk jenisnya, tidak ada tanaman bunga khusus yang “wajib” ada saat lebarann, tetapi Anda bisa menggunakan tanaman Bunga Sedap Malam atau Anggrek Bulan dengan tampilan dominasi putih.

 

Dekorasi nuansa putih untuk bulan yang fitri

Warna putih identik untuk melambangkan suci dan bersih. Dengan itu, Anda bisa menggunakan konsep dekorasi yang didominasi warna putih agar suasana rumah semakin kental dengan nuansa Idul Fitri.

Sumber : Ide Dekorasi untuk Sambut Lebaran di Rumah

Intiland Young Leader Cetak Calon Pemimpin dan Pebisnis Tangguh

Anak muda adalah calon pemimpin masa depan. Dengan dasar itulah, PT Intiland Development Tbk (Intiland) meluncurkan program pelatihan kepemimpinan bagi para generasi muda yang diberi nama IAM Intiland Young Leaders (IYL), sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Theresia Rustandi, corporate secretary dan head of CSR Intiland menjelaskan, IYL merupakan bagian dari program berkelanjutan Intiland Youth Panel dan I AM Community. Program IYL bertujuan menjadi ajang pertemuan para generasi muda dari seluruh Indonesia untuk belajar dan menggali pengalaman tentang kepemimpinan.  “Intiland Young leaders menjadi salah satu perwujudan tanggung jawab dan kontribusi kami selaku pengembang properti untuk pemberdayaan generasi muda. Program ini memberikan bekal dan pengalaman bagi mereka untuk menjadi calon pemimpin masa depan,” katanya lagi, pada acara virtual press conference, 21/4.

Program IYL diselenggarakan melalui serangkaian kegiatan dan aktivitas, seperti tahapan proses seleksi, pembekalan dan pendalaman, hingga pemberangkatan ke lokasi tujuan. Para peserta yang lolos seleksi berhak mengikuti acara yang diselenggarakan di Desa Tangguh Wisata Kadin Indonesia, Tasola Beach Village, pada 17-20 Juni 2022. Desa tersebut merupakan inisiasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang berlokasi di Tanak Song Lauk, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

KKP dan Kadin Nusa Tenggara Barat mengembangkan kegiatan perekonomian di Tasola dengan konsep desa wisata bahari, melalui peningkatan produksi hasil laut serta membangun kemandirian warga setempat, dengan potensi dan kekuatan lokal. Konsep pembangunan berkelanjutan tersebut sejalan dengan tujuan program IYL untuk keberlanjutan hajat hidup masyarakat dan lingkungannya serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sumber daya alam.

“Peserta terpilih akan melakukan eksplorasi untuk program pemulihan ekonomi, terjun dan belajar secara langsung menjalankan social campaign serta melakukan pendampingan untuk memperkuat kesadaran masyarakat mengenai potensi desanya, sekaligus memberikan pelatihan dan sharing kepemimpinan dasar bagi para generasi muda setempat,” ujar Theresia, lebih lanjut.

 

 

 

Milenial Berdaya

Kegiatan IYL terbuka bagi anak muda (usia 18- 30 tahun), dengan dua jenis program seleksi, yakni jalur Beasiswa untuk peserta terpilih (fully funded) dan direct entry program atau program pembiayaan mandiri. Untuk pengenalan lebih lanjut mengenai program ini, IYL akan menggelar acara Fun Talkshow, pada Jumat, 22 April 2022 jam 19.00 WIB, secara daring, dengan sejumlah pembicara dari KKP, Kadin Indonesia, Tasola Beach Village, dan praktisi asuransi. Untuk mengikuti kegiatan ini, bisa dengan mengetuk tautan berikut: https://us02web.zoom.us/j/89521548592?pwd=M2RWbmROMXlXSUVqdnIyRkRqV2RJZz09 . 

Program IYL dirancang secara khusus untuk mempersiapkan para generasi muda mendapatkan pengalaman dan pelatihan kepemimpinan terutama dalam bidang investasi properti, finansial dan ekonomi. Penyelenggaraan IYL gelombang pertama, menurut Theresia, memfokuskan program dan kegiatannya pada aktivitas edukasi, keahlian, pengembangan personal, dan motivasi mengenai industri dan investasi properti. Kegiatan ini mengusung agenda utama berupa masterclass session, sustainable initiatives pitch, community services, campaign challenge, dan awarding night.

Program masterclass session menghadirkan sejumlah pakar yang akan berbagi ilmu, mulai dari kepemimpinan, pengembangan personal, hingga investasi properti. Para peserta selanjutnya mendapatkan tantangan untuk mendefinisikan, mengembangkan, dan mengajukan inisiatif berkelanjutan untuk Tasola Beach Village.

Para peserta juga berkesempatan untuk berkontribusi langsung kepada penduduk desa wisata Tasola Beach Village pada sesi community services dan campaign challenge. Di sesi ini peserta juga akan berbagi pengalaman mengenai tips cerdas pendayagunaan media sosial dan pengelolaan keuangan. Puncaknya adalah sesi awarding night, yang selain menjadi acara penutupan program, juga akan memberikan apresiasi bagi partisipan terbaik.

Pendiri dan Chief Executive Officer I AM Community, Monica Tanata, menambahkan, sebagai bagian dariprogram Intiland Youth Panel, aktivitas-aktivitas yang diselenggarakan mengusung beragam tema menarik dan melibatkan peserta dari berbagai kota di Indonesia. Salah satunya adalah I AM Talent, sebuah program seleksi dan pelatihan bagi Brand Ambassador dan Duta.  “Program ini secara khusus dirancang dan menyasar kepada generasi milenial. Mereka dapat belajar mengenai bagaimana cara mengembangkan potensi diri dan karier secara efektif, mampu mendayagunakan perkembangan sosial media, dan paham serta berani melakukan investasi properti sejak usia muda,” kata Monica.

Sumber : Intiland Young Leader Cetak Calon Pemimpin dan Pebisnis Tangguh

Belanja Hemat di Bulan Ramadan Ala MR. DIY Indonesia

(ki-ka) Indy Barends, Brand Ambassador MR.DIY_ Sanny Hartono, Chief Operating Officer MR.DIY Indonesia_ Andrew Soendjojo, Head of Marketing MR.DIY Indonesia_ Nadia Harsya, Financia

(ki-ka) Indy Barends, Brand Ambassador MR.DIY_ Sanny Hartono, Chief Operating Officer MR.DIY Indonesia_ Andrew Soendjojo, Head of Marketing MR.DIY Indonesia_ Nadia Harsya, Financia

(ki-ka) Indy Barends, Brand Ambassador MR.DIY_ Sanny Hartono, Chief Operating Officer MR.DIY Indonesia_ Andrew Soendjojo, Head of Marketing MR.DIY Indonesia_ Nadia Harsya, Financial Planner

Walau ada kenaikan tarif PPN dan kemeriahan menyambut Hari Raya Idul Fitri, MR DIY terus berkomitmen untuk hadirkan pengalaman belanja hemat setiap hari.

“MR. DIY Indonesia terus berkomitmen untuk selalu memberikan akses ke beragam produk berkualitas perlengkapan rumah tangga dengan harga hemat setiap hari. Selain itu, MR. DIY Indonesia juga memberikan pengalaman berbelanja dengan nyaman di seluruh toko MR. DIY yang tersebar dari Sabang sampai Merauke,” papar Cyril Noerhadi, President Director MR. DIY, pada Rabu (13/4).

MR. DIY adalah toko perlengkapan rumah yang menawarkan beragam pilihan lebih dari 18.000 jenis produk dengan beberapa harga termurah di pasaran. MR. DIY membagi produk yang dipasarkannya dalam sepuluh kategori produk, yakni Perkakas, Alat Rumah Tangga, Listrik, Perabotan, Aksesori Mobil, Alat Tulis & Olahraga, Mainan, Hadiah, Komputer & Aksesori HP, dan Perhiasan & Kosmetik.

Membuka toko pertamanya di Malaysia, pada Juli 2005, dan sekarang MR. DIY telah berkembang menjadi toko perlengkapan rumah terbesar di Malaysia, Singapura, Thailand, Brunei, Indonesia, Filipina, dan Kamboja. Sebagai salah satu ritel perlengkapan rumah tangga terbesar dan tercepat perkembangannya di Indonesia, MR. DIY memiliki lebih dari 300 toko yang tersebar di banyak kota.

Komitmen tersebut juga dilandasi oleh mottonya, Always Low Prices. Seperti dijelaskan Sanny Hartono, Chief Operating Officer MR. DIY Indonesia, motto tersebut dimaksudkan agar seluruh konsumen bisa berbelanja dengan hemat setiap hari tanpa perlu menunggu diskon.

“Kepuasan konsumen adalah prioritas kami. Kami ingin masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir untuk berbelanja di bulan Ramadan ini, karena tidak ada perbedaan harga di semua toko kami. Masyarakat tetap dapat berbelanja dengan hemat di setiap retail MR DIY Indonesia,” katanya.

Untuk itu, dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri, “Selama bulan Ramadan ini, kami mempunyai promo diskon hingga 60 persen untuk lebih dari ratusan produk perlengkapan rumah tangga dan tambahan diskon hingga 30 persen dari beberapa mitra kami, seperti Bank Mandiri, OVO, dan Shopee Pay,” kata Head of Marketing MR. DIY Indonesia, Andrew Soendjojo.

Belanja dengan hemat ini, seperti yang ditawarkan MR. DIY Indonesia ini selaras dengan hal-hal yang disampaikan oleh Nadia Harsya, financial planner, terkait cara hemat belanja di saat bulan Ramadan. Menurutnya, agar tidak boros dalam berbelanja, kita harus menjadi smart shopper.

Ada kiat-kiatnya, yakni buat estimasi budget dan list kebutuhan belanja, dan hindari berbelanja di jam-jam kritis, seperti ketika merasa lapar, karena akan membuat seseorang menjadi impulsif ketika berbelanja. Lalu, jadilah smart shopper dengan membandingkan untuk mendapatkan produk berkualitas dengan harga bersaing, “Agar budget aman dan semua kebutuhan terpenuhi,” tandas Nadia.

Sumber : Belanja Hemat di Bulan Ramadan Ala MR. DIY Indonesia

10 Kota Peringkat Teratas di Dunia versi Global Finance

Global Finance kembali menelurkan daftar peringkat kota-kota dunia. Peringkat ini didasarkan pada delapan faktor, yakni kekuatan ekonomi, riset dan pengembangan, interaksi budaya, kelayakan huni, lingkungan, aksesbilitas, pertumbuhan penduduk tahunan dan tingkat kematian akibat Covid-19 per seribu penduduk untuk negara.

Faktor-faktor tersebut, menurut majalah bulanan yang berbasis di New York – AS tersebut, sangat penting untuk mengukur kualitas hidup di daerah perkotaan. Semua bobot dinormalisasi untuk mengukurnya dengan benar menjadi satu skor keseluruhan dan memberikan ukuran perbandingan.

 Untuk enam faktor pertama, didapat dari Global City Power Index. Di mana indeks tersebut berupa skor yang mengukur berbagai aspek kehidupan kota termasuk faktor budaya, teknologi, lingkungan, dan ekonomi. Sementara tingkat kematian akibat Covid-19 itu berasal dari data Universitas Johns Hopkins yang dikombinasikan dengan data Statista. Adapun pertumbuhan populasi didasarkan pada data dari Macrotrends. Daftar kota dari laporan tersebut dijadikan dasar untuk memutuskan kota-kota mana yang akan dimasukkan dalam daftar.

Masuknya data tingkat kematian akibat Covid-19 itu sudah dimasukkan sejak 2020. Namun sejalan dengan membaiknya kondisi pandemi yang mengarah ke endemi, skor/bobot tingkat kematian ini untuk tahun 2022 diturunkan daripada skor tahun 2020 ketika pandemi dimulai. Bobot pada tahun 2022 diturunkan dari tiga menjadi dua. Masih terkait dengan pandemi, tingkat pertumbuhan penduduk dimasukkan sebagai faktor penilaian. Asumsinya, pandemi menyebabkan penurunan pertumbuhan penduduk di seluruh dunia, sehingga jika sebuah negara populasinya terus bertambah, dinilai sebagai tanda kehidupan kota yang sehat. Sementara itu, PDB per kapita dihapus sebagai faktor penentu peringkat, namun tetap hal yang dinilai, tapi hasilnya dimasukkan ke dalam bobot faktor ekonomi.

Adapun 10 kota teratas dalam peringkat ini adalah:

  1. London, Inggris
  2. Tokyo, Jepang
  3. Shanghai, China
  4. Singapura
  5. Melbourne, Australia
  6. Sydney, Australia
  7. Paris, Prancis
  8. Beijing, China
  9. New York, Amerika Serikat
  10. Amsterdam, Belanda

Di tahun ini, London bertukar posisi dengan Tokyo, yang mana pada tahun 2020 berada di posisi teratas. London unggul pada semua faktor, kecuali dalam hal pengendalian tingkat kematian akibat Covid-19, seiring dengan terjadinya lonjakan kasus yang sangat tinggi pada Januari 2022.  Namun, ibukota Inggris ini masih tetap memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang kuat, selain juga mempunyai kekuatan pada budaya dan aksesibilitas.

Singapura harus “rela” turun satu peringkat dibandingkan kondisi tahun 2020. Meski hasil penilaiannya maish relatif sama dengan hasil 2020, tapi ternyata kalah dengan hasil penilaian atas Shanghai. Yakni atas penilaian terhadap faktor pengendalian pandemi, di mana angka kematian akibat Covid-19 yang sangat rendah, seiring karena kebijakan nol-Covid di China, ditambah pertumbuhan populasi yang kuat. Sementara untuk penilaian pada faktor-faktor seperti kekuatan ekonomi atau keamanan lingkungan, Shanghai tidak akan berada di peringkat 10 besar.

Pertumbuhan populasi dikombinasikan dengan tingkat kematian akibat Covid-19 yang rendah menjadi faktor kunci kenapa beberapa kota di Asia melonjak peringkatnya dibandingkan dengan peringkat 2020. Mereka adalah Hong Kong (yang kini berada di posisi 11), Dubai (12), Seoul (13), dan Bangkok (22), yang menunjukkan tetap ada pertumbuhan penduduk dan tingkat kematian yang relatif rendah. Sementara itu, pemberlakuan lockdown di Beijing dan Shanghai, membuat dua kota besar di China itu dinilai sukses mencegah jumlah kematian akibat Covid-19 lebih banyak. Sehingga, jika pada tahun 2020 berada di posisi 21 dan 22, pada tahun 2022 melonjak posisinya hingga masuk 10 besar.

Lalu, di posisi berapa Jakarta? Pada tahun 2022, Ibukota Indonesia ini berada di posisi 39, naik 3 peringkat dari hasil indeks tahun 2020. Global Finance tidak memberi penjelasan atas kota ini, tapi dimungkinkan karena keberhasilannya mengendalikan kasus Covid-19. Yang mana walaupun ada lonjakan pada awal tahun ini, tapi tingkat kematian relatif rendah, dan jumlah kasus cenderung terus menurun.

Sumber : 10 Kota Peringkat Teratas di Dunia versi Global Finance

Arsitek Siap Berkolaborasi untuk Jakarta yang Lebih Baik

Di tengah proses pemindahan Ibukota, dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, arsitek yang tergabung dalam Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta, bertekad membantu memulihkan multikrisis yang dihadapi Kota Jakarta. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Doti Windajani, Ketua IAI Jakarta 2021-2024, dalam acara silaturahmi dengan media, di Jakarta (31/03).

Menurutnya, “Kami, para arsitek Jakarta memiliki tanggungjawab untuk ikut memperbaiki masalah perkotaan di Jakarta.” Selain soal tanggungjawab profesi, IAI Jakarta perlu ikut serta membangun visi baru untuk Jakarta. “Pemindahan Ibukota, sesungguhnya otokritik bagi kita semua, terutama para arsitek. Oleh karenanya, IAI Jakarta akan mendorong para arsitek untuk terlibat dalam visioning Jakarta ke depan,” imbuhnya.

Menyambut gagasan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta: “Jakarta sebagai Kota Kolaborasi”, IAI Jakarta mengusung konsep “Tri Lestari” sebagai tawaran kolaborasi. Yakni memperkuat posisi organisasi sebagai mitra, memberdayakan keragaman kompetensi anggotanya dan berkontribusi pada masyarakat dan kota Jakarta. Konsep tersebut akan diterapkan pada sejumlah program yang akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari pemerintah, organisasi keprofesian, organisasi non pemerintah, organisasi internasional, organisasi masyarakat dan masyarakat sendiri.

Selain program peningkatan kompetensi anggota, beberapa program unggulan yang sedang digodok dan akan diluncurkan, antara lain: Kajian Revisi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Regulasi Tata Bangunan, Jakarta Diffable Act, Jakarta Heritage dan Jakarta Kampung Improvement. Tentu saja, program-program ini melengkapi program reguler lain IAI Jakarta sebagai mitra publik, seperti: sayembara arsitektur, mediasi dan advokasi serta pengkajian arsitektur.

Doti menegaskan, “Lebih jauh dari itu semua, kami sangat berharap Jakarta bisa segera melepaskan diri dari ancaman bencana iklim, bencana ekologi (banjir, air bersih, sampah dan polusi), krisis tempat tinggal yang layak dan krisis sense of belonging dari warganya sendiri. Saya yakin program-program ini akan menempa arsitek Jakarta semakin  berpengalaman dalam menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kredibilitasnya di ASEAN, negara-negara ekuator/tropis dan bahkan di dunia.”

Tawaran kolaborasi dari IAI itu selaras dengan hasil diskusi virtual sebelumnya, yang bertema “Menata Jakarta Usai Ditinggal Ibukota”, yakni Jakarta akan tetap ada, tetap tumbuh bahkan berkembang dengan lebih baik. “Kota ini sudah besar, dan sudah punya keistimewaan,” ucap Sylviana Murni, Ketua Komite III DPD RI.. Menurutnya, Jakarta di masa depan akan lebih memiliki daya saing dan berkelanjutan. “Kota ini akan lebih layak huni, berkeadilan, berbudaya dan mengakui keragaman. Sebagai pusat bisnis, kota ini bisa lebih produktif,” katanya lagi, dengan optimistis.

Dadang Solihin dari Lemhannas RI menyatakan bahwa Jakarta siap walaupun tidak lagi berstatus sebagai ibukota negara. Sebab, “Pemprov DKI sudah memiliki Konsep Kota Berketahanan,” ujarnya. Dengan konsep tersebut, imbuhnya, kota ini punya pilar-pilar utama yang dijadikan visi kotanya.

 

Sumber : Arsitek Siap Berkolaborasi untuk Jakarta yang Lebih Baik

Sharp Luncurkan Air Purifier Portable

Setelah sukses menjual 100 juta unit produk berteknologi Plasmacluster di seluruh dunia, Sharp Indonesia meluncurkan produk penjernih udara terbarunya, yaitu Mobile Ion Generator IG-NM1. “Kami perkenalkan Mobile Ion Generator, sebuah produk penjernih udara mini yang dapat dibawa kemana saja. Produk ini merupakan solusi alternatif untuk meminimalisir resiko terinfeksi virus dan bakteri di luar ruang,” ucap Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager Sharp Electronics Indonesia, seperti tertulis pada rilis, 29/3.

Produk tersebut berukuran segenggam telapak tangan saja, tepatnya hanya 9,7 x 7,7 cm, dengan ketebalan kurang dari 3 cm.  Bobotnya pun ringan, cuma 110 gram, sehingga memungkinkan untuk dikalungkan di leher layaknya aksesori. Meski mungil, tapi Mobile Ion Generator IG-NM1 memiliki fitur High-Density 25000 yang mampu memproduksi 100.000 ion/cm3, hingga sejauh 80 cm atau sepanjang rata-rata meja kantor. Jika jarak lebih dari 80 cm, produknya berkurang jadi 25.000 ion/cm3. Dengan jumlah ion negatif dan positif sebanyak ini, produk mungil ini dapat menjernihkan udara tiga kali lebih cepat dari air purifier pada umumnya.

Yudha Eka Putra, Manager of PCI & AC Product Strategy Group PT Sharp Electronics Indonesia, menerangkan, “Kami membuat produk ini dengan tujuan untuk memberikan perlindungan ekstra bagi pengguna, terlebih di area publik. Produk ini memberikan perlindungan dari virus dan alergen berbahaya yang berterbangan di udara, seperti saat meeting, di transportasi publik, belajar di kelas, atau saat bertemu dengan orang banyak.”  Selain itu, imbuh Yudha, “Produk ini bisa diletakkan di atas meja kerja, guna mendapatkan udara yang bersih dan sehat di lingkungan kerja.”

Teknologi Plasmacluster ini dapat membantu menyediakan ion yang dikelilingi molekul air, sehingga udara di sekeliling kita lebih lembab. Dengan begitu jika produk ini digunakan di ruang ber-AC, mampu membantu menjaga kelembaban kulit dan juga berfungsi untuk membuat kulit lebih cerah. Dengan asumsi, penggunaan selama 30 menit dalam jarak sekitar 40 cm.

Sharp mengklaim Mobile Ion Generator IG-NM1 memiliki durabilitas tinggi, dan dengan sistem pengisian daya menggunakan kabel USB Type-C, baterainya bisa bertahan selama 4 jam, nonstop. “Plasmacluster Ion Generator ini memiliki masa pakai selama 19.000 jam atau kira-kira 6 tahun 6 bulan, dengan rata-rata pemakaian 8 jam per hari,” kata Yudha lagi.

Sharp Mobile Ion Generator IG-NM1 ini diluncurkan secara eksklusif di beberapa partner e-commerce Sharp dan toko elektronik offline, seharga Rp 1.999.000. Sharp menargetkan penjualan sebanyak 10.000 unit pertahun. Guna mendukung target tersebut sekaligus merayakan pencapaian penjualan 100 juta unit produk dengan Plasmacluster, selama bulan April 2022, Sharp menggelar acara pameran berlabel “Sayonara Virus” di beberapa mall. Pada kesempatan tersebut, selain terus mempopularkan teknologi Plasmacluster, melalui beragam demo, Sharp juga akan melengkapi jajaran produk penjernih udara Portable Tower Air Purifier dengan Night Lamp untuk penggunaan di kamar, maupun ruangan yang lebih kecil.

Plasmacluster Penghasil Ion

Sejak diperkenalkan pada tahun 2000, teknologi pemurnian udara dengan Ion Plasmacluster ini, telah digunakan Sharp di berbagai produk dan berbagai industri di seluruh dunia. Perangkat penjernih udara ini telah berevolusi baik dari segi tampilan, bentuk, kapasitas, hingga kemampuannya dalam menghasilkan konsentrasi ion yang semakin tinggi.

Ini adalah teknologi pemurnian udara unik yang bekerja untuk menekan aktivitas bakteri, dll, dengan memecah protein di permukaan tubuh mereka melalui reaksi kimia. Cara kerjanya, ion bermuatan positif (H + (H2O) m) dan ion bermuatan negatif (O2– (H2O) n) dilepaskan ke udara secara bersamaan, dan ion positif dan negatif secara instan mengikat pada permukaan bakteri di udara, jamur, virus, alergen, dan sejenisnya, kemudian mengubahnya menjadi radikal OH (hidroksil) yang memiliki daya oksidasi sangat tinggi.

Teknologi Plasmacluster ini tidak hanya dibenamkan ke dalam produk penjernih udara, namun juga ke produk lainnya seperti, AC, lemari es, mesin cuci, dan penyedot debu. Selain itu, teknologi ini digunakan secara global dalam ruang interior yang semakin luas, termasuk di dalam kendaraan, gerbong penumpang kereta api, dan lift.

Sumber : Sharp Luncurkan Air Purifier Portable

Century 21 Akan Gelar ONE21 Awards & Recognition 2022 Secara Luring

Century 21 Indonesia kembali mengadakan malam pemberian penghargaan kepada Agent Property Century 21 Indonesia, ONE21 Annual Awards & Recognitions. Acara yang sangat dinantikan ini akan digelar pada 29 Maret 2022.

Selalu memberikan pengalaman berbeda bagi para agen berprestasi, pun dengan gelaran ONE21 kali ini. Setelah 2 tahun terakhir mengadakan ONE21 secara daring, karena pembatasan mengingat kondisi pandemi, ONE21 tahun 2022 akan diadakan secara luring atau offline. Mengambil tempat di Ciputra Artpreneur Theater, format acara ini juga berbeda dari acara offline yang sudah pernah diadakan. Format acara ONE21 tahun ini berupa awards show, sesuai dengan tempat penyelenggaraan sebagai venue yang berstandar pertunjukan internasional.

ONE21 Annual Awards & Recognition tahun ini mengangkat tema “Elevating 2022”, dengan harapan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan bisnis Agent Property. Sejumlah seniman kebanggaan Indonesia akan memeriahkan rangkaian acara ONE2, seperti Reza Artamevia, Marcell Siahaan, Wong Pitoe, dan acara akan dipandu oleh Tamara Geraldine dan Imam Wibowo.

“Elevating 2022 mengacu pada fokus Century 21 Indonesia yang mau meningkatkan customer experience dalam transaksi-transaksi properti. Berbeda dengan brand lain yang pada umumnya lebih fokus kepada sales, selling skills, dan sebagainya, Century 21 menjadikan customer experience sebagai satu bagian integral dalam transaksi jual-beli properti. Dengan begitu first-time home buyers yang mungkin belum teredukasi tentang segala regulasi dan langkah-langkah transaksi properti akan lebih memilih untuk menggunakan jasa agen properti Century 21 Indonesia,” papar Daniel Handojo, Executive Director Century 21 Indonesia.

Century 21 Indonesia adalah anak perusahaan Grup Ciputra yang mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 1997. Sampai saat ini, Century 21 Indonesia didukung oleh sekitar 8.500 Marketing Associates yang tersebar di lebih dari 100 kantor franchise di seluruh Indonesia. Century 21 Indonesia sudah meraih banyak penghargaan, termasuk dalam kondisi pandemi seperti saat ini. Antara lain, selama dua tahun berturut-turut mendapatkan predikat sebagai Best Real Estate Agency dari Asia Pacific Property Awards 2020-2021, The Highly Commended Brokerage Firm dari Properti Indonesia Awards selama enam tahun berturut-turut, The Most Innovative Real Estate Agent Company dari Golden Property Awards dan Best Property Brokerage dari Indonesia Property & Bank Awards 2022.

 

Sumber : Century 21 Akan Gelar ONE21 Awards & Recognition 2022 Secara Luring

Tingkat Hunian Hotel di Bali Mulai Naik

Seiring dengan kecenderungan membaiknya kondisi pandemi di Indonesia, juga global, per tanggal 4 Februari 2022 pemerintah Indonesia mulai membuka kembali penerbangan internasional, dan beberapa rute penerbangan langsung ke Bali telah beroperasi seperti semula. Sejalan dengan dibukanya pariwisata Indonesia untuk wisatawan asing, pemerintah Indonesia juga memperbarui pedoman pelaksanaan perjalanan internasional, terutama yang menggunakan transportasi udara ketika memasuki Bali. Antara lain wajib sertifikat vaksinasi lengkap, kebijakan relaksasi karantina, dan aturan visa on arrival.

Dengan adanya peraturan baru ini, Colliers konsultan properti yang berbasis di Amerika Serikat, melihat bahwa kinerja sektor perhotelan Bali secara keseluruhan menunjukkan perbaikan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Colliers Indonesia, tingkat hunian rata-rata hotel di Bali di akhir tahun 2021 sudah mencapai sekitar 40%, sementara Jakarta mencapai sekitar 70%.

Hal senada juga disampaikan oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang memproyeksikan bahwa dengan meningkatnya permintaan dan pelonggaran kebijakan karantina di Bali, tingkat hunian hotel dapat tumbuh sebesar 10-20%, terutama dikarenakan kedatangan wisatawan asing, di akhir tahun 2022.

Lebih tingginya tingkat hunian hotel di Jakarta dibandingkan di Bali, karena saat ini kebanyakan kunjungan wisatawan itu lebih yang terkait dengan urusan bisnis. Seperti dipaparkan Satria Wei, Head of Hospitality Services Colliers Indonesia, “Berdasarkan pantauan yang ada, sebagian besar wisatawan asing yang datang ke Indonesia dalam beberapa bulan terakhir masih didominasi oleh para pebisnis atau mereka yang memiliki kepentingan bisnis atau pekerjaan di Jakarta. Sementara untuk wisatawan yang merencanakan liburan atau benar-benar akan bepergian, jumlahnya lebih rendah. Peraturan yang terus berubah sesuai keadaan menjadi salah satu aspek yang sering menjadi pertimbangan wisatawan.”

Pasar domestik memang lebih rentan terhadap isu negatif, tapi titik baliknya lebih cepat dari pasar luar negeri. Meskipun, peningkatan terus terlihat dari pasar luar negeri. Antusiasme wisatawan asing, baik dari Eropa maupun Australia, untuk kembali berkunjung ke Bali, sangat tinggi. Ini bisa dilihat dari permintaan yang masuk pada bulan Agustus, September dan bulan-bulan berikutnya.

Walhasil, perlahan tapi pasti tingkat okupansi hotel-hotel di Pulau Dewata mulai naik, yang sebelumnya hanya di kisaran angka 5%. “Optimisme seperti itu merupakan sinyal yang baik bagi sektor perhotelan di Bali untuk mulai mempersiapkan dan membenahi diri untuk menyongsong okupansi yang meningkat,” ucap Satria.

Pembangunan Kembali Bergiat

Melihat pasar yang sudah mulai bergerak, membuat pemilik akomodasi wisata pun mulai kembali menggerakkan pembangunan proyek-proyek miliknya, baik yang sudah ada maupun yang baru dimulai. Aktivitas ini terlihat nyata di sejumlah daerah-daerah wisata, seperti Canggu, Ubud, Karangasem bahkan Lovina, baik properti jenis villa, homestay, sampai restoran.

Colliers memperkirakan, pengembangan baru akan banyak terjadi di daerah-daerah tersebut. Selain karena harga tanah yang masih relatif terjangkau, juga karena infrastruktur yang semakin membaik. Apalagi, akan dimulainya pembangunan jalan tol Gilimanuk-Mengwi dalam waktu dekat, juga adanya rencana pembangunan bandara baru di Bali Utara.

Situasi pandemi pun telah mengubah orientasi wisatawan dalam memilih fasilitas dan area hiburan, di mana kini mereka lebih meminati yang memiliki atau berada di ruang terbuka. Wajar kiranya, vila terlihat lebih banyak diminati daripada kamar hotel. Properti dengan ruang yang lebih terbuka, ditambah dengan desain interior modern menjadi daya tarik utama. Daerah-daerah yang relatif masih sepi, dimungkinkan akan berpotensi dan memiliki pasar tersendiri.

Oleh sebab itu, Colliers menyarankan para pemain di industri perhotelan harus segera mengubah strateginya, atau melakukan re-branding, sehingga tidak kalah dengan yang baru. Terutama tuntutan pasar terkini, baik wisatawan asing maupun domestik. Agak berbeda dengan wisatawan asing, permintaan wisatawan domestik cenderung lebih mengarah kepada kualitas layanan, memiliki ekspektasi yang lebih besar untuk fasilitas yang bervariasi, lebih berorientasi pada keluarga, serta cenderung lebih menyukai pengalaman atau produk yang unik daripada wisatawan asing.

Sumber : Tingkat Hunian Hotel di Bali Mulai Naik